Rabu, 04 Desember 2013

Putri Sang Bidadari Mungil Pengukir Prestasi



Putri Sang Bidadari Mungil Pengukir Prestasi 

SD Juara Medan kedatangan seorang ibu yang membawa bidadari kecilnya. Saat itu ibu yang bernama Aryuni ,begitulah beliau mengenalkan namanya, mengatakan ingin sekali memasukkan anaknya di SD Juara Medan.  yang waktu itu baru berjalan sekitar hampir 4 bulan dan sekitar 1,5 bulan lagi akan menghadapi ujian semester 1, yang merupakan ujian perdana di SD Juara.. Setelah dilakukan pembicaraan singkat antara kepala sekolah SD Juara dan ibu Aryuni.  Akhirnya SD Juara bisa menerima bidadari mungil itu untuk masuk ke SD Juara Medan,  dengan syarat bidadarinya harus menyelesaikan ujian akhir semester satunya terlebih dahulu. Bidadari mungil itu bersekolah disalah satu sekolah negeri di kecamatan Medan Amplas yang letaknya cukup jauh dengan SD Juara. Demi menyekolahkan anaknya ke SD Juara ibu Aryuni dan keluarga akhirnya pindah ke Medan Sunggal, tinggal bersama orang tua suaminya. Suami Bu Aryuni hanya seorang sales obat yang berpenghasilan 1,2 juta / bulan dan mereka tidak sanggup menyewa rumah.  Akhirnya mereka memutuskan untuk bermukim di rumah ibunya. 

Bidadari mungil itu bernama Risky Arsya putri dan biasa disapa Putri . Januari 2010 akhirnya Putri resmi diterima di SD juara. Awal belajar di SD Juara banyak sekali ketertinggalan yang harus dikejar oleh Putri dalam beberapa pelajaran. Bahasa Inggris merupakan pelajaran yang sangat dirasakan sulit oleh Putri. Ibunya pernah berkata “ Pak, mungkin Putri nanti akan sangat banyak tertinggal dalam pelajaran, terutama Bahasa Inggris karena di sekolah lamanya tidak ada pelajaran bahasa Inggris. Kira – Kira bisa tidak dia itu mengikuti ya pak “ ibunya berkata kepada saya.  “ insya Allah bisa bu’ asal Putri mau berusaha lebih untuk mengejar ketertinggalannya” Kata saya menenangkan ibunya Putri. Ketika pembagian ekstrakurikuler Putri memilih mengambil ekskul English Club. Putri memilih Ekskul English Club karena setelah beberapa kali mengikuti pelajaran Bahasa Inggris di SD Juara, dia sangat tertarik dengan pelajaran Bahasa Inggris. 

Wah,  ada undangan untuk mengikuti lomba ke SD Juara dari SMP IT Al Hijrah 1. Ini merupakan undangan perdana sejak SD Juara dibuka. Lomba pidato bahasa Inggris merupakan salah satu lomba yang akan diikuti dan perlombaan sains kreatif serta cerdas cermat. Putri terpilih menjadi salah satu kandidat untuk mengikuti lomba pidato bahasa Inggris. Awalnya Putri sedikit kurang percaya diri karena dia merasa masih belum terlalu mahir dalam berbahasa Inggris. Motivasi dan semangat diberikan kepada Putri membuat kepercayaan dirinya tumbuh pesat. Latihan yang intens juga dilakukan untuk meningkatkan kemampuan Putri. 

Akhirnya perlombaan pun tiba dengan penuh percaya diri Putri menampilkan pidatonya di depan juri dengan sangat baik. Berdetak kecang jantung saya saat pengumuman tiba. Jika melihat saingan Putri yang berasal dari sekolah SD IT – SD IT se Medan dan Deli Serdang juga sangat bagus, membuat kecemasan semakin bertambah. “Juara kedua dimenangkan oleh Riski Arsya Putri dari SD Juara “ teriakan dari MC membuat saya bersorak senang, ternyata Putri berhasil meraih Juara 2 melawan sekolah SD IT – SD IT favorit se Medan dan Deli Serdang yang sudah lebih berpengalaman. Ekspresi senang dan haru terpancar dari wajah Putri dan Ibunya saat itu. Prestasi  Putri pun berlanjut diakhir semester dari akumulasi nilai, Putri mendapat nilai tertinggi kedua dan dia meraih juara bidang study bahasa Inggris. Setelah ini banyak sekali juara yang dia raih, juara 1 baca puisi, juara 2 menyusun puzzle, juara harapan satu tim perkusi , juara 2 Try Out (TO) dan banyak lagi juara yang telah dia sumbangkan untuk SD Juara Medan.

Bukan hanya akademis dan non akademis saja  prestasi Putri dari segi akhlak dan keislaman dia juga sangat berprestasi. Putri merupakan anak yang paling rajin sholat tahajud. Mengenai menutup aurat Putri juga pelopor bagi teman – temannya. Awal semester 1 kelas 6 Putri memutuskan untuk memakai jilbab dan sudah sempurna. Terharu sekali jika melihat bidadari mungil ini salah satu inspirasi yang luar biasa bagi kami guru SD Juara Medan. Anak seusia dia sudah memutuskan untuk menjalankan perintah agama dengan sempurna. Putri juga merupakan alumni terbaik tahun pelajaran 2012/2013 dengan perolehan nilai UN tertinggi (Bahasa Indonesia 9,20, Matematika 8,75 dan IPA 7, 80) di SD Juara Medan. Putri memang spesialis jago bahasa karena dia memiliki kecerdasan bahasa yang sangat baik.
Selamat jalan bidadari mungil kami. Doa kami selau menyertaimu. 


Oleh : Fahriza Akbar (Wakil Kepala Sekolah SD Juara Medan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar